Penulis Topik: Cara Menyenangkan Melatih Motorik Kasar Anak Usia Dini lewat 7 Ide Permainan Ini  (Dibaca 499 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline AnakBahagia

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 16
  • Karma: +0/-0
    • Pola Asuh Anak yang Baik
Semakin bertambah usianya, anak-anak akan semakin aktif bergerak. Biasanya di usianya yang ke-2, si Kecil akan berlari-larian, melompat-lompat, memanjat, dan semua aktivitas lainnya yang dapat Bunda bayangkan dilakukan oleh anak-anak. Tak jarang Bunda juga ikut kewalahan ketika melihat pergerakan fisik yang ditunjukkan mereka.

Tapi sebenarnya, pergerakan fisik yang mereka tunjukkan ini adalah ciri bahwa keterampilan motorik mereka sedang berkembang. Keterampilan motorik, baik yang kasar maupun yang halus, adalah salah satu keterampilan penting yang harus dikuasainya. Keterampilan ini tentunya dapat dibantu dengan beberapa stimulus seperti melakukan aktivitas fisik anak untuk mengembangkan motorik kasarnya.

Bermain adalah salah satu cara terbaik untuk mengembangkan keterampilan motorik kasarnya, terutama yang melibatkan kontrol lengan, kaki, kepala, dan tubuh. Selain menyenangkan dan membantunya bereksplorasi dengan lingkungan sekitar, beberapa permainan motorik kasar untuk anak usia dini ini juga dapat mengakrabkan antara Bunda dan si Kecil, lho! Yuk, simak 7 ide permainan yang dapat mengembangkan motorik kasarnya!

Meniru Gerak Hewan
Permainan ini tidak membutuhkan banyak peralatan. Bunda dan si Kecil cukup berada di tempat yang luas, misalnya pekarangan rumah atau tempat bermain anak. Bermain meniru cara berjalan hewan akan mengembangkan kemampuan-kemampuan otot tangan, kaki, dan tubuh lainnya.
Biarkan si Kecil yang memilih hewan mana yang ia ingin tiru. Bunda juga dapat mengawalinya terlebih dahulu. Misalnya, meniru bagaimana burung terbang dengan cara berlari sambil merentangkan kedua tangan ke kiri dan kanan, meniru bagaimana beruang berjalan dengan berjalan dengan tangan dan kaki, atau meniru katak yang melompat dengan berjongkok dan melompat-lompat. Tirulah juga suara hewan yang sedang diperagakan untuk melatih daya imajinasi si Kecil.

Main Jingkat
Meskipun terlihat sederhana, melompat dan meloncat dalam permainan jingkat sebenarnya sangat membutuhkan keterampilan motorik, keseimbangan, dan koordinasi yang tinggi. Bermain jingkat, selain membantu mengembangkan keterampilan motorik kasar anak, ternyata juga dapat membantunya mengenal angka-angka. Permainan ini dapat dilakukan di luar maupun di dalam ruangan.

Main di Taman Bermain
Ada banyak manfaat yang dapat dirasakan si Kecil ketika bermain permainan-permainan yang ada di taman bermain. Misalnya, berayun di ayunan dapat melatih keseimbangan si Kecil dan melatih koordinasi kaki yang dimajukan atau dimundurkan dengan berat badan mereka. Selain itu, beberapa permainan lainnya seperti tangga tali atau jembatan gantung yang melatih keseimbangan dan otot tubuh mereka.

Bermain Balon
Balon biasanya akan melayang ke berbagai arah yang tidak bisa kita prediksi dan biasanya anak-anak akan suka mengejarnya. Ketika mengejar, mereka biasanya akan berlari, melompat, dan bergerak dalam berbagai macam cara yang membutuhkan keseimbangan badan. Bunda bisa melakukan permainan mengejar balon bersama si Kecil seperti bermain voli.

Bersepeda
Bersepeda, selain menyehatkan, akan membantu si Kecil untuk melatih keseimbangannya dan melatih otot kakinya ketika menginjak pedal sepeda. Untuk anak usia dini, Bunda dapat menggunakan sepeda dengan roda tiga dan ketika ia sudah mahir dan bertambah usianya, jangan ragu untuk mengajarinya bersepeda dengan sepeda roda dua. Jangan lupa untuk mengenakan helm pelindung kepala pada anak agar terhindar dari luka serius apabila terjatuh.

Bermain “Bowling”
Bermain bowling adalah salah satu permainan yang menyenangkan. Namun, tidak perlu menggunakan pin maupun bola yang berat untuk bermain bersama si Kecil. Permainan “bowling” ini secara sederhana memang meniru permainan bowling. Alat yang digunakan pun hanyalah beberapa botol air minum yang sudah kosong dan sebuah bola. Buat beberapa tantangan untuk si Kecil misalnya dengan cara menjauhkan jarak antara si Kecil dan botol-botol itu. Dengan permainan ini, koordinasi tangan dan mata si Kecil akan terlatih.

Merangkak di Terowongan
Permainan ini dapat ditemukan di taman bermain anak-anak maupun dapat dilakukan di dlama ruangan. Caranya, susun beberapa kardus sehingga membentuk terowongan, lalu ajak si Kecil untuk melewati terowongan-terowongan itu. Permainan merangkak di terowongan ini akan memperkuat otot leher dan tangan serta kakinya karena merangkak.